Rabu, 18 Januari 2012

Inilah Cobaan Terberat Saat Menjalani Cinta

Seperti juga dalam kehidupan berumah tangga, sering kali kita dihadapankan pada cobaan yang setiap saat bisa saja terjadi. Begitu pula saat seseorang menjalin hubungan cinta, banyak sekali cobaan yang menjadi kerikil – kerikil tajam.

Akan tetapi saat mendapatkan cobaan cinta itu, tergantung bagaimana kita dalam melaluinya, bila kita bisa berpikir positif pasti cobaan dapat di lalui dengan mudah. Namanya orang yang sedang jatuh cinta apapun yang terjadi pasti selalu ingin mempertahankannya, meskipun didepan ada jurang atau tembok sekalipun yang memisahkan kita. Betul….!!!

Nah, cobaan terberat apa saja yang yang sering menjadi batu sandungan saat menjalin cinta.
Simak berikut ini :

Hubungan Tak Direstui Orang Tua
Saat jalinan cinta sudah berlangsung cukup lama dan anda ingin hubungan yang anda jalani kearah lebih serius. Tapi saat anda memperkenalkan kekasih pada keluarga, khususnya kedua orang tua anda. Tapi hubungan tersebut tak mendapat restu dari mereka karena alasan tertentu. Yang harus anda lakukan adalah menyakinkan kedua orang tua dan memberikan alasan yang tepat agar hubungan yang sudah anda jalani bisa sampai ke jenjang pernikahan.

Cinta Lama Bersemi Kembali
Apa jadinya bila mantan kekasih muncul dihadapan kita dan menawarkan cintanya kembali? Eit,…jangan sampai terbawa suasana dulu. Coba berpikirlah secara jernih dan ingat penyebab kandasnya hubungan anda dengan dulu. Jangan sampai hubungan anda yang sekarang dikorbankan hanya demi cinta lama bersemi kembali.

Dijodohkan Orang Tua
Siapa bilang jaman sekarang sudah tidak ada lagi perjodohan (seperti jaman siti nurbaya). Nyatanya, masih banyak kok orangtua yang ketar-ketir begitu mendapati anak gadisnya masih melajang di umur perempat baya. Harus bagaimana bila orangtua menyodorkan seorang pria sebagai jodoh Anda? Oh, tidak! Tapi jangan panik dulu. Berpikir dengan kepala dingin adalah solusi yang terbaik.

Menjalani LDR ( Hubungan Jarak Jauh )
Hubungan jarak dekat memang bukan jaminan keberhasilan cinta. Tetapi, yang namanya jarak jauh, selain bisa memisahkan Anda dan kekasih secara fisik, juga bisa merenggangkan kedekatan hati. Jika Anda dan kekasih berniat untuk melanjutkan hubungan ini, maka bersiaplah untuk menghadapi berbagai deraan yang menghadang di tengah jalan, seperti rasa kesepian dan kesempatan untuk selingkuh. Tetap menjaga komunikasi yang intens adalah jalan keluarnya

Jumat, 13 Januari 2012

Dampak Negatif Merokok


Mungkin kita semua sudah tahu kalau rokok berbahaya bagi kesehatan. Tapi anehnya justru setiap tahun jumlah pecandu rokok seperti di Indonesia terus bertambah. Sebuah data pernah menyebutkan bahwa 31.4 persen dari seluruh penduduk di Indonesia adalah perokok, 4.83 persen diantaranya wanita.

Benda yang bernama rokok ini memang menimbulkan efek adiktif (ketagihan) bagi tubuh akibat kandungan zat nikotin. Walaupun zat adiktif yang terdapat pada rokok tidak sebanyak adiktif pada narkotika dan obat-obat berbahaya lainnya seperti narkoba, namun zat adiktif rokok juga sulit dilepaskan.

Salah seorang wanita pengguna rokok berinisial R (umur 30 tahun) mengaku kalau sudah mulai merokok sejak kelas 4 SD. Kini ia sudah merasa bahwa rokok telah jadi bagian dari dirinya yang sulit ditinggalkan. Dalam sehari ia bisa menghabiskan sampai dua bungkus rokok. Seorang wanita Lain (umur 28 tahun) yang bekerja sebagai Wartawati di sebuah harian surat kabar mengaku bahwa sudah mulai mengenal namanya merokok sejak di bangku kuliah, dan jumlah rokok yang dihisapnya justru semakin banyak ketika sudah menjelang deadline. Dia berkata bahwa pernah juga mencoba berhenti merokok selama seminggu, tapi dia merasa tubuhnya menjadi lemas, pusing dan mual.

seorang dokter spesialis paru yang juga Ketua III Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3) bernama dr Tjandra Yoga Aditama, mengatakan bahwa yang merupakan gejala-gejala yang dirasakan oleh para perokok tersebut disebut dengan withdrawal symptom yang mulai muncul pada saat orang akan berhenti merokok. Menurut Tjandra Obat untuk mengurangi withdrawal symptom adalah dengan nikotin juga, karena awal penyebabnya memang nikotin.

Ada beberapa teknik pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengobati efek kecanduan pada perokok, yaitu melalui Nicotine Replacement Therapy (NRT), yaitu sebuah cara dengan mengurangi kadar nikotin secara perlahan-lahan. Dalam dua minggu, seorang pasien dapat diberikan nikotin dalam bentuk plester, permen karet, inhalasi, roll on maupun suntikan, yang dosisnya terus dikurangi sedikit demi sedikit.

Memang tidaklah mudah untuk berhenti dari kebiasaan merokok, Namun kebiasaan itu bisa diubah jika perokok memiliki motivasi yang tinggi untuk berhenti. Buktinya Seorang perokok berat dapat berhenti merokok ketika sedang menjalankan ibadah puasa, hal ini dikarenakan dia memiliki sebuah motivasi. Jika motivasi ini diteruskan, maka kemungkinan berhenti merokok akan semakin besar.

Apa Bahaya Rokok?

Mungkin kita tidak pernah lupa dengan pesan pemerintah di setiap bungkus rokok yang bertuliskan "Rokok dapat menyebakan kanker, serangan jantung dan gangguan kehamilan". Yah itulah sebagian dari bahaya rokok. Bahaya lain dari rokok antara lain infertilitas, gangguan reproduksi seperti nyeri haid dan menopouse lebih awal, kulit jadi keriput, kanker leher rahim dan pada ibu yang merokok dapat menyebabkan abortus serta kematian janin.

Perokok yang pasif juga dapat menderita penyakit seperti kanker paru, termasuk pertumbuhan paru. Jadi sebaiknya kita berusaha untuk tidak berada dekat dengan orang yang sedang merokok agar asap rokok mereka tidak kita hisap.

Selain penyakit yang disebutkan di atas, sebenarnya masih ada beberapa efek dari rokok terhadap tubuh yang jarang dipublikasikan, seperti gangguan katarak pada mata, menurunkan sistem kekebalan tubuh hingga mengakibatkan kerontokan rambut, kulit jadi cepat keriput, kehilangan pendengaran dini, lebih mudah terkena osteoporosis, menimbulkan kerusakan gigi, serta mengurangi jumlah dan kelainan bentuk sperma.

Ayo Berhenti Merokok dari Sekarang

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jika seorang pecandu rokok yang berhenti dalam dua hari berturut-turut, maka kemampuan untuk mengecap dan menghirup udara akan membaik. Kalau berhenti merokok dalam dua sampai 12 minggu, maka sirkulasi darahnya akan membaik. Kalau berhenti merokok dalam tiga sampai sembilan bulan, maka batuk dan gangguan pernapasannya akan menghilang. Kalau berhenti merokok dalam waktu lima tahun, maka resiko terkena penyakit jantung koroner akan turun 50 persen, dan jika berhenti dalam waktu 10 tahun, maka kemungkinannya bisa disamakan dengan orang yang tidak merokok sama sekali.

Kalau kita benar-benar menghargai kesehatan, tentunya akan berusaha dengan tekad dan motivasi yang tinggi, dan seperti yang diutarakan di atas bahwa dengan motivasi yang tinggi akan bisa memberikan kekuatan untuk berhenti merokok.

Mulailah berhenti merokok dari sekarang, pepatah mengatakan bahwa
"dimana ada kemauan maka di situ ada jalan"
 
Blognya Dika © 2011 Templates | Dika Nurohim