Sabtu, 17 November 2012

Tips Mengatasi Komputer Agar Tidak Lemot


Pernahkah kalian rasakan, makin lama PC terasa semakin lambat, lemot baik dalam membuka suatu aplikasi, maupun ketika mencari data? Apakah ini cuma perasaan saja?

Bisa jadi ini bukan perasaan, tapi kenyataan yang kalian hadapi. Beragam sebab bisa menjadi pemicu kelambatan PC tersebut, bisa karena hardware maupun software-nya. Untuk mengatasi masalah ini, beragam cara bisa dilakukan. Memang yang paling mudah adalah menginstal ulang seluruh sistem kalian.


Cara paling efektif buat mengidentifikasi sekaligus mengatasi masalah semacam ini adalah dengan menempuh beberapa langkah. Biasanya langkah-langkah ini cukup jitu untuk meningkatkan kembali performa PC Anda agar kembali seperti sediakala.

1. Scan dengan Antivirus
Salah satu penyebab paling umum PC jadi mengendor kerjanya adalah virus. Beberapa virus memang bisa membuat kinerja PC menurun. Apalagi virus yang menyerang aplikasi-aplikasi tertentu dan menyebabkan kerusakan. Untuk mengatasinya, cara yang paling ampuh adalah dengan menggunakan antivirus. Kalian bisa membunuh virus-virus ini dengan antivirus yang bagus. Update-lah secara berkala agar virus-virus baru bisa terdeteksi sekaligus dibunuh sehingga kinerja PC tidak terganggu.

2. Cek Setting di BIOS
Langkah lain yang bisa dilakukan adalah memperhatikan beragam setting pada BIOS di motherboard kalian. Pastikan kecepatan prosesor, memori, dan lain-lain sudah sesuai. Di sini Anda juga bisa mengatur beberapa setting agar kecepatan kerja bisa bertambah, semisal fitur Top Performance diatur pada posisi enable. Begitu pula untuk memori kalian bisa tingkatkan CAS Latencynya, dan lain-lain. Update BIOS dengan yang terbaru juga bias mengurangi kelambatan sistem kalian.

3. Cek Driver
Kalian juga bisa memperhatikan driver-driver yang terpasang untuk masing-masing perangkat. Apabila terdapat konflik driver, kalian bisa uninstall dulu untuk kemudian menginstal kembali driver yang sesuai. Kalian juga bisa mengupdate beberapa driver vital untuk memperbaiki performa kerja perangkat.

4. Cek Hardware Kalian
Kalian juga bisa mengecek perangkat-perangkat yang terpasang, apakah masih bekerja secara optimal. Power supply misalnya. Setelah bekerja secara terus menerus, kemungkinan terjadi penurunan kinerja. Tentunya ini akan mempengaruhi kecepatan proses kerja sistem. Kalau kondisinya begini, ganti power supply-nya dengan yang baru. Memori juga demikian. Kalau Anda rasa aplikasi yang kalian jalankan makin banyak, kalian bisa mengkalkulasikan, apakah perlu memori tambahan agar kinerja sistem bisa lebih baik. Suhu prosesor juga perlu kalian periksa. Maklum, makin panas prosesor tentu kinerjanya akan semakin berat. Agar tidak terjadi hal demikian, kalian harus perhatikan apakah Heatsink Fan Prosesor masih bekerja dengan baik untuk menjamin panasnya prosesor bukan disebabkan oleh pendinginnya yang bekerja kurang optimal. Penggunaan Thermal Grease juga dianjurkan untuk mengatasi panas prosesor.

5. Defrag Harddisk
Banyaknya file yang sudah membebani harddisk juga akan mempengaruhi kecepatan sistem dalam beroperasi. Apalagi kalau file tersebut berada pada posisi yang terpencar-pencar di dalam harddisk. Untuk mengurangi masalah kelambatan PC yang disebabkan oleh hal ini, kalian bisa mendefrag harddisk secara reguler.

6. Hapus File-File Sampah
Harddisk yang terlalu disesaki dengan beragam file juga akan memperlambat sistem. Ini akan sangat terasa jika space kosong harddisk tinggal beberapa MB lagi. Untuk menanggulanginya, kalian bisa membuang file-file yang tidak perlu. Trik lainnya adalah menguninstall aplikasi-aplikasi yang tidak terlalu dipakai namun kalian punya software-nya. Kalau diperlukan baru diinstal kembali. Jangan lupa pula untuk menghapus secara berkala beberapa file cookies dan file-file yang tidak berguna lainnya yang biasanya tersimpan dalam folder Temp atau Temporary Internet Files.

Cukup sekian, semoga berguna untuk kalian semuaa :)

Artikel Terkait

0 comments:

Posting Komentar